Beristirahatlah Jakarta

Wajah-wajah kelelahan nampak dalam setiap peron stasiun KRL, halte busway, angkot, ojek-ojek online yang nantinya akan membawa mereka kembali pulang ke naungan masing-masing. Pada setiap sore, menjelang malam, mendekati pergantian hari, terus berulang lagi di keesokan hari. Dalam lelahnya, mereka memisahkan dari dunia nyata dan membangun tembok sendiri-sendiri. Dunia yang terdiri dari; ‘dirinya-dan-gawainya’. Bermacam informasi […]

Opung dan Cuaca Jakarta

Setelah lama tak mendengar lagu Gereja Tua yang dilantunkan secara renyah oleh Panbers, akhirnya telinga kembali diakrabkan lagi dengan nada-nada nyaringnya lewat tape mobil milik Opung pada hari Jumat lalu. Mobil Toyota Kijang SGX tua Opung bergerak tersendat-sendat di Jalan MT Haryono karena lalu lintas ramai oleh pejalan kaki yang baru saja bubar dari Shalat Jumat. […]

Menemui Ramadan, Membesarkan Tuhan

Pernah, dalam suatu percakapan bersama kawan, saya bertanya mengapa ia kerap menulis ‘tuhan’ tanpa huruf T besar pada saat ia menyebutkan dalam cerita-cerita yang dituliskan. Memang, agama yang diturunkan buat manusia oleh Tuhan sejatinya sudah besar, luhur, dan mulia. Namun manusia, ya termasuk saya, mungkin acapkali kelewatan dalam memaknai konsep yang mestinya sederhana. Termasuk dalam […]

Mudik dan Mereka yang Tertinggal

Hujan yang mengguyur Kota Jakarta subuh tadi masih menyisakan jejak, hawa dingin yang membuat nyaman dan mengantuk tak memupus semangat sebagian orang untuk bergegas. Jumat, hari pertama di bulan Juli jatuh pada 26 Ramadan 1437 H. “Teh, mudik gak?” Tiba-tiba pertanyaan Pak Amin melintas di kepala, saat saya melihat seorang ayah tertawa sambil menggendong anaknya […]